Setiap penemuan teknologi pasti mengubah kebiasaan masyarakat. Perubahan itu sendiri bisa konstruktif (membangun) dan ada juga yang destruktif (menghancurkan). Facebook yang merupakan salah satu situs yang dalam beberapa tahun ini memikat para pengunjung dunia maya pun ternyata juga melakukannya.

Situs yang awalnya dibuat khusus untuk mahasiswa Harvard itu tidak hanya mengubah kebiasaan orang dalam bergaul, tetapi juga kebiasaan menulis para penggunanya.

Belum lama ini, sebuah studi baru yang dirilis Pew Internet dan American Life memperlihatkan kurang dari 15 persen remaja Amerika Serikat yang menggunakan internet masih mau menulis di blog. Dibandingkan pada tahun 2006, angka ini jauh menurun. Pada tahun tersebut, prosentase pengakses internet yang menulis di blog mencapai 28 persen.

Peneliti Pew, Aaron Smith dalam keterangannya kepada Reuters menyatakan menurunnya tulisan-tulisan di blog karena terjadi ledakan pada situs jaringan sosial seperti Facebook, yang menekankan pembaruan status pendek atas pribadi.

Survei mengenai hal ini telah dilakukan dengan mewawancarai 800 responden usia 12 sampai 17 tahun dan memakan waktu 4 bulan yakni dimulai pada Juni 2009 dan berakhir September 2009.

Bagaimana dengan remaja-remaja di Indonesia yang rajin berselancar di dunia maya ya? Apakah kebiasaan menulis di blog memang telah turun atau tidak ada perubahan sama sekali? Sepertinya perlu ada riset untuk mengetahui hal ini.

Sumber : Kompas.com/bm